LY-1 Naval Laser System adalah senjata laser terkuat yang dipamerkan pada defile peringatan Hari Kemenangan ke-80 di Beijing. Meskipun namanya Naval Laser System, LY-1 dipasang pada kendaraan khusus HZ141 8×8 untuk misi defile di darat. Beredar kabar bahwa LY-1 bersama HZ141 ditempatkan di atas dek kapal kargo roll-on/roll-off sipil untuk digunakan dalam operasi amfibi, termasuk pertahanan gugus tempur laut terhadap serangan drone. Kapal kargo sipil ini digunakan sebagai platform tambahan oleh Cina dalam latihan operasi serbu amfibi.
LY-1 adalah directed-energy air defense system yang dirancang untuk melumpuhkan ancaman udara kecil seperti drone, helikopter ringan, atau rudal jelajah subsonik. Sistem ini menggunakan sinar laser terkonsentrasi untuk menembus sensor, meledakkan hulu ledak, atau memaksa drone jatuh. Penggunaan laser pada kapal Ro-Ro menunjukkan bahwa Cina memiliki konsep operasi yang lebih luas terutama dalam persiapan pendaratan maritim skala besar seperti invasi ke Taiwan.
Kapal Ro-Ro yang dilengkapi laser dapat bertindak sebagai pertahanan bergerak, melindungi armada kapal kargo sipil dari serangan pesawat tak berawak. Uji coba penggunaan laser pada kapal sipil memungkinkan para insinyur untuk mengevaluasi stabilitas, visibilitas, dan sudut tembak dalam kondisi maritim yang sebenarnya. Hal ini penting untuk memastikan sistem dapat mengunci dan melacak target dengan baik saat kapal bergerak di perairan terbuka. Rheinmetall dan MBDA juga sedang melaksanakan uji coba senjata laser dalam kontainer untuk digunakan oleh Angkatan Laut Jerman mulai 2029.


