Industri pertahanan Rusia telah memulai pengiriman drone multirotor berat “Berdysh” ke medan perang Ukraine. Drone ini dikembangkan oleh Uraldronzavod, pabrikan di wilayah Ural yang terkenal sebagai pusat inovasi sistem nirawak. Berbeda dengan drone FPV kecil, Berdysh dirancang sebagai heavy-lift UAV yang mampu mengatasi tantangan logistik dan serangan taktis di garis depan. Drone ini memiliki kapasitas angkut hingga 20 kilogram dan jangkauan operasional 20 kilometer. Berdysh digunakan untuk mengirimkan pasokan logistik dan juga sebagai platform serang dengan kemampuan membawa senjata berat. Uraldronzavod memperluas produksi drone kelas berat untuk mendukung unit infanteri. Rusia juga menghadirkan “Night Witch” untuk bersaing dengan drone “Baba Yaga” milik Ukraina. Strategi ini menunjukkan fokus pada keseimbangan antara kemampuan ofensif dan logistik dalam penggunaan drone.


