Sunday, May 10, 2026
HomeMiliterTerbang Perdana Produksi Drone Tanker Boeing MQ-25A Stingray

Terbang Perdana Produksi Drone Tanker Boeing MQ-25A Stingray

Drone Tanker MQ-25A Stingray Sukses Terbang Perdana

Pada tanggal 25 April 2026, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) dan Boeing mencetak sejarah dengan berhasil melakukan penerbangan perdana drone tanker MQ-25A Stingray. Dalam uji terbang di Bandara MidAmerica, Mascoutah, Illinois, MQ-25A Stingray menunjukkan kinerja luar biasa selama dua jam.

Uji Terbang Drone Tanpa Awak MQ-25A Stingray

Drone tanker MQ-25A Stingray ini berhasil menjalankan seluruh rangkaian operasional otonom, termasuk take-off, flight maneuver, dan landing kembali dengan sukses. Mesin Rolls-Royce yang menggerakkan drone ini menunjukkan respons yang sempurna terhadap perintah navigasi dari stasiun kendali darat. Uji coba ini sangat penting karena MQ-25A Stingray versi produksi adalah representasi final dari drone yang akan beroperasi di kapal induk AS.

Secara teknis, MQ-25A Stingray merupakan drone tanpa awak yang memiliki daya tahan tinggi di laut lepas. Dengan panjang sekitar 15,5 meter dan bentang sayap hingga 22,9 meter, drone ini mampu membawa muatan bahan bakar seberat 15.000 pon untuk disalurkan ke pesawat lain. Ditenagai oleh mesin tunggal Rolls-Royce AE 3007N yang menghasilkan daya dorong 10.000 pon, MQ-25A Stingray dapat mencapai radius operasional hingga 500 mil laut.

Revolusi dalam Kekuatan Udara Maritim

Dengan keberhasilan terbang perdana MQ-25A Stingray, Angkatan Laut Amerika Serikat akan segera memasuki era baru dalam kekuatan udara maritim. Drone tanker ini dirancang untuk mengatasi masalah efisiensi armada jet tempur di kapal induk. Dengan kehadiran MQ-25A Stingray, US Navy dapat mengalihkan seluruh armada F/A-18 Super Hornet untuk fokus pada misi serangan, sementara drone ini bertanggung jawab atas pengisian bahan bakar udara.

Tidak hanya efisiensi jumlah pesawat, MQ-25A Stingray juga memperluas jangkauan operasional jet tempur generasi kelima seperti F-35C Lightning II. Dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara secara otonom, drone tanker ini akan meningkatkan kemampuan serangan kapal induk dengan tetap menjaga jarak aman dari ancaman rudal anti-kapal lawan.

Meski jadwal penempatan perdana MQ-25A Stingray mengalami penundaan hingga tahun 2029, keberhasilan terbang perdananya membuktikan bahwa teknologi otonom untuk pengisian bahan bakar di udara tengah matang dan siap menjadi pionir dalam peperangan udara maritim di masa depan. (Gilang Perdana)

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER