Pemerintah Perancis telah resmi memesan dua unit pesawat Airborne Early Warning & Control (AEW&C) GlobalEye buatan Saab setelah proses evaluasi yang ketat. Kesepakatan ini juga mencakup opsi untuk memesan dua unit tambahan di masa depan dengan tujuan menggantikan armada Boeing E-3F Sentry yang sudah tua. Angkatan Udara dan Antariksa Perancis telah lama mengandalkan E-3F Sentry namun menghadapi kebutuhan akan teknologi radar yang lebih canggih untuk deteksi ancaman modern. Proses pemilihan dilakukan dengan kompetitif sebelum memilih GlobalEye, dengan pertimbangan variasi opsi lain seperti Boeing E-7 Wedgetail dan upgrade E-3F Sentry. Alasan pemilihan GlobalEye termasuk keseimbangan performa radar yang canggih dan biaya operasional yang lebih rendah. GlobalEye juga menawarkan teknologi radar mutakhir dengan fleksibilitas integrasi sistem misi yang memungkinkan Perancis menjaga kedaulatan data militer mereka. Pesawat ini dapat melacak target dari udara, darat, dan laut secara simultan, memberikan cakupan pengawasan yang luas. Dengan penyerahan unit pertama dijadwalkan pada tahun 2030, Perancis telah membuat langkah visioner untuk memperkuat sistem pertahanan mereka dengan GlobalEye.


