Monday, April 13, 2026
HomeMiliterF-15IA Israel: Produksi Jalur Masuk Segera

F-15IA Israel: Produksi Jalur Masuk Segera

Pada Senin, 29 Desember 2025, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengumumkan penandatanganan kontrak senilai US$8,6 miliar dengan Boeing untuk program jet tempur F-15 Israel. Pengumuman ini merupakan hasil dari negosiasi yang panjang sejak pengajuan Letter of Request (LOR) oleh Israel pada Januari 2023. Kesepakatan ini diumumkan setelah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Florida, termasuk pesanan tetap sebanyak 25 unit F-15IA dengan opsi tambahan 25 unit di masa depan.
Produksi 25 jet tempur ini akan berlangsung di fasilitas Boeing di St. Louis, Missouri, dengan pengiriman pertama diharapkan pada tahun 2031. Proses pengiriman akan berlangsung bertahap, sekitar 4 hingga 6 unit per tahun, dan diperkirakan selesai pada akhir 2035. Kontrak senilai US$8,6 miliar ini mencakup solusi lengkap untuk persiapan tempur armada tersebut, termasuk adaptasi sistem avionik Israel, sistem misi, dukungan suku cadang, dan infrastruktur di darat.
Israel akan memperkuat posisinya sebagai operator F-15 terbesar di luar AS dengan kehadiran F-15IA yang dapat membawa beban senjata hingga 14 ton. Dengan kombinasi F-15IA dan jet siluman F-35 “Adir”, Israel akan memiliki keunggulan udara yang kuat di Timur Tengah yang geopolitiknya terus meningkat. Israel memiliki sejarah panjang dengan jet F-15, dimulai dari akhir 1970-an, dan varian F-15I “Ra’am” telah menjadi andalan dalam operasi sensitif yang membutuhkan daya angkut senjata besar dan jangkauan luas.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER