Persaudaraan Baru: Inggris Bergandengan Tangan dengan Belanda untuk Membangun Kapal Amfibi Terbaru
Masa depan kemampuan serbu amfibi Korps Marinir Inggris (Royal Marines) sempat terancam setelah rencana pensiun dan penjualan dua unit LPD (Landing Platform Dock) Albion class. Namun, kejelasan dan kepastian akhirnya tiba saat pemerintah Inggris dan Belanda mengonfirmasi kerja sama pengadaan kapal angkut amfibi baru senilai £2,4 miliar.
Detail Kerja Sama Baru Inggris-Belanda
Inggris dan Belanda sepakat untuk mengoperasikan empat unit kapal amfibi baru, dengan teknologi dan desain terbaru. Armada milik Inggris akan dibangun di galangan kapal domestik mereka menggunakan keahlian desain Belanda. Langkah ini diambil sebagai respons atas pemangkasan anggaran pertahanan Inggris yang sebelumnya merencanakan hingga enam unit kapal serbu Multi-Role Strike Ships (MRSS).
Konsep desain baru ini, yang dikenal dengan nama Amphibious Transport Ship (ATS), memiliki dimensi yang memungkinkan untuk menampung awak kapal, pasukan tempur marinir, kendaraan, dan helikopter. Dengan teknologi terbaru, kapal baru ini akan menjadi tulang punggung Future Commando Force milik Royal Marines.
Sesuai Era Perang Modern
Kapal amfibi baru milik Inggris dan Belanda mencerminkan perubahan karakter perang amfibi modern di era global saat ini. Kapal ATS ini dirancang untuk mendukung operasi yang lebih fleksibel dan lincah, bukan lagi pendaratan besar-besaran seperti pada masa Perang Dingin. Dengan fasilitas medis dan ruang misi yang canggih, kapal ini ideal untuk misi bantuan kemanusiaan dan operasi evakuasi non-kombatan, serta memperkuat keamanan maritim.
Proyek bersama ini juga memperkuat kerja sama Angkatan Laut Inggris-Belanda setelah sempat terkendala pada awal tahun. Komitmen kedua negara untuk membangun kapal amfibi bersama dengan platform dasar yang sama diharapkan dapat menjaga biaya operasional dan meningkatkan interoperabilitas mereka.


