Alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) kembali menjadi perhatian publik, terutama dalam konteks konflik di perbatasan antara Kamboja dan Thailand setelah video pendek dari Angkatan Darat Thailand yang menampilkan self propelled MLRS viral belakangan ini. Dalam video tersebut, Norinco Type 85 (YW 306) terlihat melakukan penembakan masif, menunjukkan transformasi senjata ini menjadi lebih mematikan dengan sentuhan teknologi domestik.
Meskipun platform ini termasuk dalam alutsista lawas, penggunaannya oleh Thailand dalam uji coba kesiapan tempur dan latihan rutin di perbatasan menunjukkan bahwa Type 85 telah ditingkatkan menjadi senjata yang efektif dalam menjaga keamanan negara. Sementara itu di perbatasan Kamboja, Angkatan Darat mereka juga terus memperkuat lini artileri mereka dengan sistem peluncur roket setara.
Di tengah eskalasi ketegangan di perbatasan, video ini dipercaya sebagai upaya dari Angkatan Darat Thailand untuk menunjukkan transparansi dalam modernisasi militer mereka. Dengan memamerkan kegigihan Type 85 Thailand, Thailand berusaha menegaskan keberhasilan investasi pada teknologi domestik seperti Roket DTI-2 dalam menjaga kedaulatan wilayah.


