Sunday, May 10, 2026
HomeMiliterKebijakan Anti Drone Ukraina: Negara Teluk Yang Mengadopsi Doktrin Terbaru

Kebijakan Anti Drone Ukraina: Negara Teluk Yang Mengadopsi Doktrin Terbaru

Konflik di Timur Tengah semakin memanas akibat serangan drone kamikaze Iran yang efektif. Negara-negara Teluk mulai mengadopsi doktrin anti drone militer Ukraina untuk menghadapi ancaman ini. Ukraina, satu-satunya negara yang telah mengalami ribuan serangan serupa, mengirimkan tim ahli ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar sebagai respons atas permintaan bantuan. Militer Ukraina telah berhasil mengembangkan sistem pertahanan drone yang efektif dengan tingkat kesuksesan di atas 85 hingga 90 persen.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengklaim bahwa pengetahuan dan pengalaman militer Ukraina berperan penting dalam melawan drone modern. Dia menekankan pentingnya perangkat lunak dan pengalaman medan laga untuk meningkatkan efektivitas sistem pertahanan. Kerja sama ini juga dilandasi oleh ketidakseimbangan ekonomi militer, di mana penggunaan rudal pencegat mahal untuk menembakkan drone murah dapat mengakibatkan kebangkrutan logistik.

Tim ahli Ukraina membawa konsep pertahanan berbiaya rendah, termasuk penggunaan drone pencegat yang lebih murah dan efisien. Mereka juga membantu negara-negara Teluk dalam strategi kontra intelijen untuk menghadapi saran taktis dari Rusia kepada Iran. Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan diplomatik antara Ukraina dan negara-negara kaya di Teluk, sambil memberikan dukungan logistik bagi Ukraina di Eropa.(Gilang Perdana)

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER