Monday, April 13, 2026
HomeMiliterThailand Luncurkan Drone Kamikaze Lokal: Shahed SE Asia

Thailand Luncurkan Drone Kamikaze Lokal: Shahed SE Asia

Angkatan Udara Thailand (RTAF) baru-baru ini memperkenalkan unmanned aerial vehicle (UAV) atau drone kamikaze buatan dalam negeri. Langkah ini menempatkan Thailand sebagai salah satu pelopor di Asia Tenggara dalam pengembangan senjata “loitering munition” yang memiliki desain serupa dengan drone terkenal dari Iran, Shahed-136.

Drone ini merupakan hasil dari kolaborasi antara beberapa lembaga kedirgantaraan militer Thailand, termasuk Navaminda Kasatriyadhiraj Air Force Academy, Air Force Armaments Department, dan Directorate of Aeronautical Engineering. Desain drone Thailand ini memiliki sayap delta dan mesin pendorong piston di bagian belakang, menyerupai drone Shahed Iran dan Geran-2 Rusia.

Meskipun mirip dengan Shahed dari Iran, drone Thailand ini diluncurkan tanpa bantuan pendorong roket padat menggunakan sistem katapel. Hal ini menunjukkan bobot yang lebih ringan dan kemampuan mobilitas yang lebih baik di medan pertempuran. Berdasarkan uji coba terbaru, drone ini memiliki berat 10-15 kilogram dan mampu mengenai target dengan tingkat kesalahan kurang dari 5 meter.

Drone Thailand ini dilengkapi dengan sistem navigasi hibrida menggunakan GPS dan Inertial Navigation System (INS), serta tautan komunikasi real-time untuk operator. Mesin bensin piston dengan baling-baling pendorong digunakan sebagai dapur pacu drone ini. Dengan biaya produksi yang lebih murah daripada rudal konvensional, drone kamikaze ini diharapkan menjadi aset utama untuk serangan presisi terhadap target militer.

Kehadiran drone ini menandai kemandirian industri pertahanan Thailand dalam menghadapi keamanan regional. Globalisasi tren penggunaan drone murah namun efektif juga semakin mendukung adopsi drone kamikaze sebagai solusi dalam konflik modern. Dengan demikian, drone buatan dalam negeri ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pertahanan Thailand secara keseluruhan.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER