Saab Resmi Perkenalkan Rudal Bolide 2 Sebagai Standar Baru Sistem Pertahanan Udara RBS 70
Raksasa pertahanan asal Swedia, Saab, telah secara resmi memperkenalkan rudal Bolide 2 sebagai evolusi terbaru untuk sistem pertahanan udara jarak pendek (Short Range Air Defence/SHORAD) RBS 70. Langkah ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara dan menjawab tantangan dari ancaman udara yang semakin kompleks.
Rudal Bolide 2: Peningkatan Taktis yang Signifikan
Bolide 2 direncanakan untuk menjadi amunisi standar yang akan digunakan pada sistem MANPADS RBS 70 NG (New Generation) dengan jadwal pengiriman perdana pada tahun 2027. Rudal ini menawarkan peningkatan pada aspek seperti hulu ledak yang lebih besar serta performa terbang yang lebih lincah untuk menangkap sasaran di fase akhir.
Bolide 2 juga menampilkan desain yang modular, memungkinkan sistem ini untuk dengan mudah diintegrasikan dengan pembaruan teknologi di masa depan. Fleksibilitas ini memastikan bahwa sistem pertahanan udara RBS 70 tetap relevan dan efektif dalam menghadapi perkembangan ancaman udara yang terus berkembang.
Keunggulan dan Kekuatan Rudal Bolide 2
Selain pengembangan teknis, Bolide 2 menawarkan kompatibilitas yang luas dengan berbagai platform peluncur. Sistem ini dapat diluncurkan baik dari unit RBS 70 NG maupun dari unit peluncur RBS 70 generasi sebelumnya. Hal ini memudahkan negara pengguna lama untuk melakukan upgrade tanpa harus mengganti platform peluncur secara keseluruhan.
Perihal performa, Bolide 2 diyakini dapat mencapai sasaran pada rentang jarak 250 meter hingga 8.000 meter dengan ketinggian maksimum lebih dari 5.000 meter. Keunggulan ini memperkuat posisi Bolide 2 sebagai rudal SHORAD yang handal dan efisien.
Ditambahkan oleh Stefan Öberg, kepala unit bisnis Saab Missile Systems, Bolide 2 menawarkan keunggulan daya hancur yang lebih besar untuk operator, baik dalam skenario penembakan dari panggul maupun dari platform penembak kendaraan tempur.
Perbedaan utama antara Bolide 2 dengan pendahulunya terletak pada hulu ledak yang lebih besar dan kemampuan manuver di fase terminal. Dengan peningkatan ini, Bolide 2 dapat menjamin kehancuran total pada sasaran yang lebih tangguh dan mengejar target yang melakukan manuver tajam secara lebih presisi.
Kepercayaan Pasar Internasional Terhadap Rudal Bolide 2
Selain itu, keandalan Bolide 2 telah terbukti melalui serangkaian uji penembakan yang sukses. Hal ini menarik minat dari pasar internasional, seperti yang terjadi dengan kontrak senilai US$325 juta yang diperoleh oleh kementerian pertahanan Lithuania untuk pengadaan rudal Bolide. Jadwal pengiriman ini direncanakan antara tahun 2028 hingga 2032.
Dengan kehadiran Bolide 2, diharapkan pasukan Arhanud dapat memiliki opsi yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman udara yang semakin beragam, mulai dari drone hingga jet tempur dan rudal jelajah lawan. Sistem pertahanan udara RBS 70 tetap menjadi pilihan yang handal dan modern dalam mengamankan wilayah udara suatu negara.


