Australia Menyempurnakan Armada dengan Sistem Pertahanan Baru
Proyek ambisius Australia untuk memperkuat armada permukaan melalui program fregat masa depan berbasis desain Mogami class asal Jepang kini memasuki babak baru dalam pemilihan sistem persenjataannya. Pada Mei 2026, laporan terbaru mengungkapkan bahwa fregat yang dikembangkan oleh Mitsubishi Heavy Industries (MHI) dan industri pertahanan Australia akan dilengkapi dengan sistem pertahanan rudal Raytheon SeaRAM.
Perlindungan Mumpuni terhadap Ancaman Rudal
Keputusan ini merupakan langkah krusial Canberra untuk memastikan kapal perang terbarunya memiliki perlindungan mandiri yang mumpuni terhadap ancaman rudal anti kapal dan pesawat tanpa awak yang semakin canggih di kawasan Indo-Pasifik. Australia berencana mengakuisisi hingga 11 unit fregat Mogami class versi upgraded guna menggantikan fregat kelas Anzac yang lebih lama. Sebagian dari fregat-fregat ini akan diproduksi langsung di Jepang, sementara sisanya akan dibangun di Henderson, Australia Barat.
Teknologi SeaRAM Unggul dalam Perlindungan
Sistem SeaRAM dipilih karena kemampuannya yang unik dalam menggabungkan akurasi tinggi dari rudal RIM-116 Rolling Airframe Missile (RAM) dengan sistem deteksi mandiri dari instalasi radar dan sensor elektro-optik milik Phalanx CIWS. Berbeda dengan Phalanx standar, SeaRAM menggunakan peluncur berisi 11 sel rudal siap tembak. Rudal RAM yang digunakan dapat melesat hingga kecepatan supersonik melebihi Mach 2 dengan jangkauan efektif hingga 10 kilometer.
Setiap unit fregat Mogami class Australia akan dilengkapi dengan konsol peluncur SeaRAM yang strategis untuk memberikan cakupan perlindungan titik yang optimal, melengkapi sistem peluncur vertikal yang membawa rudal pertahanan udara jarak menengah hingga jauh.
Standardisasi Alutsista dan Integrasi Sistem Teruji
Sistem SeaRAM merupakan produk unggulan dari Raytheon Technologies dan telah teruji secara operasional di berbagai angkatan laut utama dunia, termasuk Angkatan Laut AS. Integrasi SeaRAM pada fregat Mogami class versi Australia akan memperkuat daya tahan kapal dari serangan rudal sea-skimming dan mempererat interoperabilitas dengan sekutu utama di kawasan tersebut.
Dengan mengadopsi teknologi Barat di atas platform kapal dari Jepang, Australia menunjukkan upaya standarisasi alutsista yang ambisius demi meningkatkan kemampuan pertahanannya. Diperkirakan fregat Mogami class versi Australia akan menjadi tulang punggung pertahanan maritim yang sangat mematikan dalam dekade mendatang.


