Thursday, June 11, 2026
HomeMiliterPertama Kalinya: Israel Operasikan Roem 155mm di Lebanon

Pertama Kalinya: Israel Operasikan Roem 155mm di Lebanon

Artileri Angkatan Darat Israel baru-baru ini melakukan debut operasional sistem self propelled howitzer terbaru, Roem (atau Sigma 155), di Lebanon Selatan. Langkah ini menunjukkan pentingnya medan pertempuran sebagai wadah promosi efektif bagi industri pertahanan. Unit dari Brigade Artileri ke-282 menggunakan Roem untuk mendukung operasi darat di dekat perbatasan, menandai transisi penting dalam pengembangan teknologi artileri Israel. Roem, dikembangkan oleh Elbit Systems, memiliki otomatisasi penuh untuk memperpendek durasi dalam mengidentifikasi target hingga letusan meriam pertama.

Roem memiliki jangkauan hingga 40 kilometer dengan laju tembakan tinggi per menit. Sasis roda ban 10×10 memberikan mobilitas tinggi, memungkinkan sistem ini berpindah posisi dengan cepat dan efisien untuk menghindari serangan balasan musuh. Dengan awak tiga orang, Roem dapat secara otomatis memilih, memuat, dan menyerang target secara optimal. IDF memproyeksikan Roem sebagai tulang punggung artileri masa depan dengan desain yang memungkinkan upgrade berkelanjutan.

Israel menggunakan Roem dalam konflik Lebanon sebagai sinyal bagi pasar pertahanan global bahwa teknologi artileri automatik mereka siap menghadapi tantangan peperangan modern. Dengan kontrak senilai US$106 juta, Elbit Systems akan memasok Roem/Sigma ke negara di Asia Pasifik. Tindakan IDF ini memberikan data berharga bagi pengembangan doktrin tempur artileri di masa depan, sambil menjalankan rencana peremajaan artileri secara bertahap.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER