Wednesday, August 12, 2026
HomeMiliterPembom B-52H AS Jatuh di California: 8 Kru Tewas

Pembom B-52H AS Jatuh di California: 8 Kru Tewas

Pembom Strategis B-52H AS Jatuh dan Hancur Total di California, 8 Kru Tewas

Sesaat setelah publik dikejutkan dengan insiden pengebom strategis Rusia, kini giliran Amerika Serikat yang harus berduka. Sebuah pesawat B-52H Stratofortress dilaporkan jatuh dan hancur total di Edwards Air Force Base (AFB) California. Insiden tragis ini menimbulkan kematian delapan kru yang berada di dalamnya.

Detil Kejadian

Kejadian ini terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, sekitar pukul 11:20 waktu setempat di pangkalan uji coba militer di Gurun Mojave, California. Pesawat yang sedang menjalani misi penerbangan uji coba, mengalami masalah kritis setelah lepas landas dan dengan cepat kehilangan ketinggian, kemudian menabrak area dekat ujung landasan pacu, meledak, dan menghancurkan pesawat menjadi puing.

Pesawat pengebom B-52H tersebut, dengan nomor registrasi 60-0061, membawa delapan orang kru di dalamnya. Setelah insiden, pihak berwenang menyatakan bahwa tidak ada satu pun kru yang selamat dari kecelakaan yang mengakibatkan ledakan besar dan kepulan asap hitam pekat.

Radar Modernization Program

Pesawat yang jatuh ini merupakan salah satu bagian dari Radar Modernization Program (RMP) Angkatan Udara AS. Sebelumnya, B-52H Stratofortress ini telah menerima peningkatan sistem radar modern berbasis AESA di Edwards AFB. Namun, integritas pesawat dan keselamatan kru menjadi pertanyaan setelah kejadian tragis ini.

Dalam investigasi yang tengah berlangsung, otoritas militer berfokus untuk mengetahui apakah kegagalan mekanis pada pesawat atau integrasi sistem radar baru tersebut yang menjadi pemicu jatuhnya pesawat pembom ikonik ini.

Kejadian ini menandai insiden fatal pertama yang menimpa B-52H sejak insiden serupa terjadi di Guam pada tahun 2016. Pentagon saat ini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui faktor penyebab pasti dari kejadian tragis ini. Kehilangan delapan kru dalam kecelakaan ini memberikan duka mendalam bagi militer Amerika Serikat dan seluruh masyarakatnya.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER