Friday, October 9, 2026
HomeMiliterNASAMS Australia Raih Status FOC, Siap Tempur Penuh!

NASAMS Australia Raih Status FOC, Siap Tempur Penuh!

Pemerintah Australia telah secara resmi mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara berbasis darat NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) milik Angkatan Darat Australia mencapai Final Operational Capability (FOC) pada 9 September 2026.

Capaian Penting bagi Pertahanan Australia

Deklarasi FOC ini menandai penyelesaian proyek modernisasi LAND 19 Phase 7B senilai Aus$1,5 miliar yang dimulai sejak 2019 untuk menggantikan sistem rudal MANPADS RBS-70. Resimen ke-16 Royal Australian Artillery, yang mengoperasikan sistem ini, kini telah siap tempur untuk melawan berbagai ancaman udara seperti jet tempur, helikopter, rudal jelajah, dan drone.

Perbandingan dengan Indonesia

Keberhasilan mencapai FOC oleh Australia menunjukkan kesiapan dalam pemenuhan ekosistem tempur yang kompleks. Meskipun TNI AU telah menerima pengiriman unit NASAMS 2 sejak 2020 untuk perisai udara di Jakarta, status full operational capability di Australia memperhitungkan aspek komando, logistik, dan integrasi radar yang matang.

Sebagai contoh, dalam latihan Exercise Raptor’s Strike, Resimen ke-16 menguji beragam kemampuan operasional, mulai dari komunikasi terenkripsi hingga efektivitas kamuflase.

NASAMS Australia hadir dengan konfigurasi unik yang terintegrasi dengan radar AESA buatan dalam negeri, sensor elektro-optik/inframerah, dan peluncur HML yang terpasang pada kendaraan Hawkei 4×4. Keunggulan sistem ini terletak pada fleksibilitas dan interoperabilitas tinggi.

Langkah Strategis Australia

Dengan menempatkan NASAMS sebagai inner defensive layer, Australia meningkatkan pertahanan udara jarak pendek-menengah untuk melindungi pangkalan udara dan fasilitas strategis lainnya. Integrasi dengan Joint Air Battle Management System memastikan kesiapan Australia dalam menghadapi ancaman di kawasan Indo-Pasifik.

Ke depan, kolaborasi dengan sekutu melalui arsitektur pertahanan terpadu akan semakin memperkuat pertahanan udara Australia di tengah dinamika geopolitik regional. (Haryo Adjie)

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER