Friday, January 23, 2026
HomeMiliterKRI Balaputradewa 322 Gunakan Hull Mounted Sonar Fersah Buatan Aselsan

KRI Balaputradewa 322 Gunakan Hull Mounted Sonar Fersah Buatan Aselsan

Peluncuran KRI Balaputradewa 322 pada Kamis, 18 Desember 2025 menandai langkah maju dalam industri pertahanan Indonesia. Dibangun oleh PT PAL, kapal perang ini membawa keputusan strategis Indonesia untuk mengadopsi teknologi pertahanan dari Turki, termasuk Hull Mounted Sonar (HMS) Fersah dari Aselsan. Pengadaan sonar Fersah sudah masuk dalam fase kontrak setelah penandatanganan kesepakatan antara Indonesia dan perusahaan Turki pada tahun 2025. Sistem sensor bawah air ini akan menjadi bagian integral dari kapal dan akan terintegrasi sepenuhnya selama tahap pengujian laut.

Fersah sendiri didesain sebagai sistem sonar pencari dan pelacak kapal selam dengan teknologi mid-frequency. Keunggulan utamanya adalah kemampuan operasional ganda dengan mode aktif dan pasif. Dalam mode aktif, Fersah memiliki kemampuan mendeteksi target bawah air dari jarak jauh dengan akurasi tinggi, sedangkan dalam mode pasif, sensor ini dapat mendeteksi suara mesin kapal lawan tanpa mengungkapkan posisi sendiri. Spesifikasi Fersah memungkinkan pelacakan hingga 32 target sekaligus, dilengkapi dengan fitur Mine Like Object Avoidance (MAS) untuk perlindungan tambahan dari ranjau laut.

Integrasi Fersah dengan Combat Management System (Advent CMS) dan sistem peluncur torpedo pada KRI Balaputradewa 322 memastikan respon serangan yang cepat dan tepat. Pengalaman dan keandalan Fersah dalam Angkatan Laut Turki telah menjadi alasan Indonesia memilih sensor ini. Dengan performa yang setara bahkan lebih unggul dalam beberapa aspek digitalisasi dibandingkan dengan teknologi Barat, Fersah diharapkan akan memberikan kontribusi besar dalam keamanan dan pertahanan maritim Indonesia.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER