Polandia telah mencatat sejarah baru dalam memperkuat kedaulatan udaranya. Pada tanggal 16 Desember 2025, Pemerintah Polandia secara resmi mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara dan rudal MIM-104 Patriot mereka mencapai status kesiapan operasional penuh. Pengumuman ini menandakan bahwa Warsawa sekarang dilengkapi dengan sistem pertahanan udara canggih untuk melawan ancaman rudal, jet tempur, dan drone modern. Pemberitaan mengenai kesiapan ini dikonfirmasi setelah serangkaian uji coba integrasi yang intensif. Langkah ini merupakan bagian dari program WISŁA yang menghubungkan radar, pusat komando, dan peluncur menjadi satu kesatuan untuk pertahanan udara nasional Polandia.
Proses pengadaan Patriot oleh Polandia tidaklah instan. Kontrak pertama ditandatangani pada Maret 2018 melalui program Foreign Military Sales (FMS) Amerika Serikat dengan nilai sekitar US$4,75 miliar, menjadi salah satu pembelian senjata tunggal terbesar dalam sejarah militer Polandia. Di tengah perubahan dinamika keamanan akibat konflik di Ukraina, Polandia menambah baterai dalam kontrak fase kedua pada 2023 untuk memperluas perlindungan wilayahnya.
Polandia memperoleh 2 baterai dalam fase pertama, masing-masing terdiri dari sistem peluncur dan rudal. Mereka menggunakan rudal PAC-3 MSE yang menggunakan teknologi hit-to-kill untuk menghancurkan rudal balistik lawan melalui benturan langsung. Penggunaan IBCS memungkinkan Patriot Polandia terhubung dengan sistem lain seperti pesawat F-35 atau sensor lain, membentuk jaringan pertahanan yang luas. Selain itu, Polandia berhasil menegosiasikan alih teknologi yang signifikan untuk memproduksi komponen peluncur dan sistem rudal di dalam negeri.
Dengan operasionalnya sistem Patriot, Polandia kini memiliki arsitektur pertahanan udara yang modern. Kombinasi rudal PAC-3 MSE, sistem IBCS, dan kemandirian melalui alih teknologi menjadikan Warsawa sebagai pilar pertahanan udara NATO di Eropa Timur. Ukraine dan Polandia juga telah menyatakan minat dalam membangun sistem pertahanan udara jarak sedang dari rudal Artem R-27. Penambahan ini akan menjadikan Polandia semakin kuat dalam pertahanan udara di kawasan tersebut.


