Thursday, June 11, 2026
HomeMiliterKetegangan di Mediterania: Rudal Jelajah Gezgin dan Ketakutan Yunani

Ketegangan di Mediterania: Rudal Jelajah Gezgin dan Ketakutan Yunani




Industri Pertahanan Turki Perkenalkan Rudal Jelajah Jarak Jauh Gezgin

Industri Pertahanan Turki Lahirkan Rudal Jelajah Strategis Gezgin

Industri pertahanan Turki kembali menancapkan tanduknya di panggung militer global dengan memperkenalkan salah satu proyek senjata strategis paling ambisius. Gezgin, sebuah rudal jelajah jarak jauh otonom yang digadang-gadang sebagai jawaban domestik terhadap rudal Tomahawk Amerika Serikat, resmi dirilis oleh Ankara. Keberhasilan pengembangan rudal ini menunjukkan kemampuan Turki dalam melancarkan operasi deep-strike yang menimbulkan kekhawatiran bagi negara tetangganya di kawasan Mediterania.

Ukuran dan Bobot Gezgin

Gezgin merupakan sebuah instrumen kekuatan strategis yang dirancang untuk menghancurkan instalasi bernilai tinggi di wilayah musuh. Dengan dimensi dan bobot tempur yang besar, rudal ini menjadi sebuah monster baru di kawasan regional. Bobot peluncuran Gezgin melebihi 1.200 kilogram, dengan panjang tubuh rudal mencapai lebih dari 6 meter.

Teknologi Propulsi dan Navigasi

Untuk mendukung keunggulannya dalam penerbangan jarak jauh, Gezgin menggunakan mesin turbofan AI-35 dan MS400, hasil kerja sama dengan pabrikan Ukraina Ivchenko-Progress. Sistem propulsi ini memungkinkan rudal mencapai jangkauan operasional antara 1.000 hingga 1.500 kilometer. Selain itu, Gezgin dilengkapi dengan teknologi navigasi canggih, seperti terrain-following dan terrain contour matching, sehingga dapat terbang rendah menyusuri kontur permukaan bumi untuk menghindari radar musuh.

“Dengan kemampuan penetrasi yang tinggi dan teknologi pemandu mutakhir, Gezgin mampu menghantam target dengan tingkat presisi yang sangat tinggi,” ujar salah seorang analis militer.

Fleksibilitas Peluncuran

Rudal Gezgin dapat diluncurkan dari berbagai platform, mulai dari kendaraan darat, kapal perang permukaan, hingga kapal selam. Integrasi Gezgin ke dalam Sistem Peluncur Vertikal Nasional (Midlas) akan menguatkan pertahanan udara kapal perang kelas TF-2000. Selain itu, pemasangan Gezgin pada kapal selam diesel elektrik Reis dan kelas MILDEN akan memungkinkan peluncuran serangan dari bawah permukaan laut secara efektif.

Dengan evolusi kekuatan Angkatan Laut Turki menjadi kekuatan proyeksi pertahanan strategis, negara-negara tetangga, seperti Yunani, harus memperhitungkan kembali strategi pertahanan udaranya dalam menghadapi ancaman Gezgin dari Turki.

(Penulis: Gilang Perdana)

Sumber: indomiliter.com


Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER