Elbit Systems, perusahaan pertahanan top Israel, berhasil meraih kontrak senilai $275 juta untuk menyediakan paket perlindungan diri terintegrasi bagi armada helikopter militer di Asia Pasifik. Kontrak ini mencakup pengiriman, integrasi, dan dukungan operasional selama lima tahun. Paket teknologi yang ditawarkan adalah Mini-MUSIC DIRCM, sistem pertahanan laser yang dirancang khusus untuk melawan rudal berpemandu inframerah. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi, melacak, dan melumpuhkan rudal musuh dengan laser tinggi, membuatnya “buta” dan meleset dari target. Selain DIRCM, paket juga mencakup radar peringatan, sensor laser, dan sistem penyebaran countermeasure otomatis lainnya.
Meskipun negara penerima kontrak tidak diungkapkan secara resmi, indikator kuat menunjukkan kemungkinan negara tersebut adalah Korea Selatan atau Australia. Korea Selatan memiliki sejarah kemitraan erat dengan Elbit Systems dan tengah modernisasi armada helikopternya untuk menghadapi ancaman rudal. Australia juga mempercepat modernisasi helikopter mereka dan perlindungan tingkat tinggi diperlukan untuk operasi di lingkungan maritim dan tropis kompetitif. Sistem Mini-MUSIC DIRCM dikenal sangat populer di pasar global untuk perlindungan helikopter karena ukurannya yang ringkas dan bobotnya yang ringan. Sistem ini telah terpasang pada berbagai platform helikopter militer dan VIP di seluruh dunia.
Keunggulan Mini-MUSIC adalah sifatnya yang “Open Architecture” sehingga dapat disesuaikan dengan sistem radar peringatan dari berbagai negara. Hal ini membuatnya menjadi pilihan favorit bagi negara-negara dengan armada campuran. Dengan kontrak ini, Elbit Systems semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri pertahanan global.


