USS Fort Worth (LCS-3) Pensiun Dini dari US Navy
Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara resmi menghentikan masa dinas (decommissioned) kapal perang pesisir – Littoral Combat Ship (LCS), USS Fort Worth (LCS-3), dalam sebuah upacara militer di Pangkalan Angkatan Laut San Diego, California, pada 29 Juli 2026.
Keputusan Pensiun Dini USS Fort Worth
Keputusan ini menjadikan USS Fort Worth—kapal kedua dari lini produksi Freedom Class LCS yang diluncurkan pada 2010—sebagai lambung kapal (hull) keenam yang harus pensiun dini dari armada aktif. US Navy memilih memangkas masa aktif kapal ini demi mengalihkan anggaran pemeliharaan ke arah peningkatan kapabilitas unit LCS sisa agar tetap relevan, andal, dan memiliki daya tempur tinggi di masa depan.
Spesifikasi dan Keunggulan USS Fort Worth
Secara teknis, USS Fort Worth memiliki bobot perpindahan sekitar 3.500 ton dan panjang 118 meter. Ditenagai oleh mesin turbin gas Rolls-Royce MT30 dan mesin diesel Colt-Pielstick, kapal ini sanggup melesat hingga kecepatan ekstrem melebihi 45 knot.
Keunggulan utama USS Fort Worth terletak pada konsep modular open architecture yang memungkinkan pertukaran paket misi (mission packages) secara cepat—mulai dari misi anti-kapal selam (ASW), peperangan ranjau (MCM), hingga aksi permukaan.
Masa Depan USS Fort Worth
Angkatan Laut AS memproyeksikan USS Fort Worth untuk akhirnya dibongkar (scrapped) bersama dengan lambung pertama, USS Freedom. Op si penjualan unit-unit LCS pensiun ke negara sekutu tetap menjadi opsi terbuka bagi Pentagon apabila ada negara mitra yang berminat mengakuisisi platform patroli pesisir berkecepatan tinggi ini di masa mendatang.
Sumber: indomiliter.com


