Pada hari pertama Singapore Airshow 2026, Embraer mengumumkan bahwa pesawat angkut militer C-390 Millennium untuk Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) telah mencapai tahap akhir proses perakitan. Pesawat tersebut siap melanjutkan ke tahap production flights sebelum integrasi sistem khusus sesuai dengan persyaratan ROKAF. Langkah ini merupakan tonggak sejarah signifikan setelah Korea Selatan memilih C-390 di bawah program Large Transport Aircraft (LTA-II), menjadikannya pelanggan pertama Embraer di Asia.
“C-390 Millennium pertama Korea Selatan menunjukkan efisiensi dan kematangan lini produksi kami serta kekuatan kemitraan kami dengan DAPA, ROKAF, dan pemasok Korea kami,” kata Bosco da Costa Junior, Presiden dan CEO Embraer Defense & Security. Pesawat angkut militer ini didesain pada abad ke-21, diklaim sebagai yang paling modern di kelasnya dengan kemampuan membawa muatan lebih banyak, terbang lebih cepat, dan jauh lebih jauh dibandingkan dengan pesawat serupa lainnya.
C-390 Millennium dapat digunakan untuk berbagai misi termasuk pengangkutan kargo dan pasukan, penerjunan peralatan dan personel, evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan, pemadam kebakaran, dan operasi kemanusiaan. Pesawat ini juga memiliki kemampuan untuk beroperasi dari landasan pacu sementara atau yang tidak beraspal. Dilengkapi dengan peralatan pengisian bahan bakar udara ke udara yang cepat dipasang, KC-390 dapat beroperasi sebagai pesawat tanker maupun penerima. C-390 Millennium telah dipilih oleh sejumlah angkatan udara di berbagai negara termasuk Brasil, Portugal, Hongaria, dan berbagai negara lainnya. (Gilang Perdana)Swedia Akhirnya Memilih Embraer C-390 Millennium dengan Opsi untuk 7 Unit Tambahan di Masa Depan.


