Tuesday, February 17, 2026
HomeMiliterUji Tembak Perdana KRI Prabu Siliwangi 321 Leonardo Otobreda 127/64

Uji Tembak Perdana KRI Prabu Siliwangi 321 Leonardo Otobreda 127/64

KRI Prabu Siliwangi 321 yang merupakan fregat milik TNI AL baru-baru ini berhasil melaksanakan uji tembak perdana meriam Leonardo Otobreda 127 mm. Meriam ini adalah senjata utama yang terpasang di anjungan kapal PPA class TNI AL. Pencapaian ini merupakan yang pertama kalinya kapal perang TNI AL mengoperasikan meriam kategori Large Caliber Gun secara operasional. Sebelumnya, hanya korvet Fatahillah class yang menggunakan meriam Bofors 120 mm yang pernah dioperasikan. Proses uji tembak dilakukan untuk memastikan kekuatan struktural kapal dan respons terhadap beban serta getaran akibat tembakan. Semua tahapan kegiatan dilakukan dengan profesional dan sangat memperhatikan prosedur keselamatan. Keberhasilan uji tembak menjadi bukti kesiapan KRI Prabu Siliwangi 321 sebagai unsur tempur modern TNI AL. Selain itu, Indonesia juga menjadi operator perdana meriam Otobreda 127/64 di wilayah Asia Tenggara, menandai kehadiran kapal kombatan dengan meriam ini di kawasan tersebut.

Meriam Otobreda 127/64 secara resmi diberi merek sebagai OTO 127/64 LW – VULCANO System oleh Leonardo. Meriam ini mampu menembakkan berbagai jenis amunisi standar 127 mm, termasuk amunisi berpemandu jarak jauh Vulcano. Dengan berat modul meriam mencapai 33 ton dan panjang laras 8,1 meter, meriam ini dapat menembakkan 32 proyektil setiap menitnya. Kecepatan luncur proyektil mencapai 808 meter per detik dan jarak tembak maksimum mencapai 120 km. Sistem manipulator amunisi memungkinkan pengisian ulang magasin secara otomatis, serta adanya antarmuka digital dan analog untuk tersambung ke combat management system kapal. Beberapa kapal perang lain yang telah dipasangi meriam Otobreda 127/64 antara lain frigat dari berbagai negara seperti Italia, Belanda, dan Jerman.

Dengan keberhasilan uji tembak meriam Leonardo Otobreda 127 mm, KRI Prabu Siliwangi 321 telah menunjukkan kesiapan dalam mengoperasikan sistem persenjataan utama secara aman, terukur, dan andal. Hal ini semakin memperkuat keberadaan TNI AL sebagai kekuatan tempur modern yang siap menghadapi tantangan di perairan Indonesia dan sekitarnya.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER