TNI AD Terima 2 Kapal Motor Baru untuk Angkut Logistik Tempur
Meski Kolinlamil bertanggung jawab atas pergeseran pasukan dan material tempur/non tempur TNI dalam jumlah besar, TNI AD tetap membutuhkan dukungan wahana lain untuk angkut logistik tempur. Pada hari Rabu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima resmi dua KM (kapal motor) terbaru untuk Dinas Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Ditbekangad).
Kapal Motor dengan Platform LCT Terbaru
Dua KM terbaru ini merupakan kapal motor dengan platform LCT (Landing Craft Tank) yang diproduksi oleh PT Dok Kodja Bahari, Jakarta. Kedua kapal, KM ADRI XLVIII dan ADRI XLIX, akan menggantikan dua kapal pendarat logistik (LCL) dengan nomor lambung yang sama. Kapal ini menjadi sarana mobilisasi pasukan serta angkut logistik ke seluruh pelosok tanah air.
Kapal tersebut memiliki panjang 68 meter, lebar 13,50 meter, dan tinggi geladak 5,70 meter. Dengan tanki bahan bakar berkapasitas 250 ton dan mesin penggerak ukuran 2 x 720 HP, kapal ini bisa mencapai kecepatan maksimal hingga 20 Knot. Selain itu, kapal dilengkapi tanki air tawar berkapasitas hingga 432 ton dan ruang palka bervolume 1.450 m3.
Kapasitas Angkut dan Jarak Jelajah
KM ADRI XLVIII dan ADRI XLIX mampu mengangkut hingga 300 orang pasukan beserta perlengkapannya, 22 unit kendaraan truk seberat 5 ton, dan 12 unit kendaraan tempur roda ban/rantai. Selain itu, kapal dapat membawa bekal/materiil seberat 500 ton dengan jarak jelajah mencapai 3.000 mil laut.
Kedatangan kapal-kapal baru ini menjadi aset berharga bagi Indonesia mengingat kondisi geografis yang terpisahkan oleh lautan. Selain kedua LCT baru, prosesi serah terima juga mencakup penyerahan dua kapal Tug Boat.


