Monday, July 20, 2026
HomenasionalThai Consumer Sentiment Hits 42-Month Low Amid Rising Energy Costs | Portal...

Thai Consumer Sentiment Hits 42-Month Low Amid Rising Energy Costs | Portal Berita

Indeks Kepercayaan Konsumen Thailand Anjlok Menjadi yang Terendah dalam 42 Bulan

Indeks Kepercayaan Konsumen (CCI) di Thailand mengalami penurunan signifikan pada bulan Mei, turun menjadi 49,5 dari 50,6 yang tercatat pada bulan sebelumnya, April. Penurunan ini menandai level terendah yang diamati untuk indeks ini dalam 42 bulan, menurut data yang dirilis pada Kamis, 11 Juni.

Penurunan Akibat Harga Energi Tinggi dan Ketegangan Regional

Penyebab utama di balik pesimisme ini jelas: harga energi yang tinggi dan keprihatinan tumbuh dari konflik di Timur Tengah secara signifikan membebani suasana hati konsumen setempat. Penilaian ini dibuat setelah survei komprehensif yang dilakukan oleh Universitas Kamar Dagang Thailand.

Walau begitu, gambaran ekonomi yang lebih luas menunjukkan beberapa ketahanan, karena negara ini mencatat pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari yang diperkirakan selama kuartal pertama tahun ini. Selain itu, volume ekspor yang meningkat memberikan dukungan penting bagi stabilitas keuangan Thailand secara keseluruhan selama periode ini.

Langkah Pemerintah untuk Mengatasi Tekanan Biaya Hidup

Untuk menanggulangi tekanan biaya hidup yang meningkat yang memengaruhi rumah tangga di seluruh negara, pemerintah Thailand dengan cepat memperkenalkan program subsidi konsumen yang substansial. Skema khusus ini bernilai 176 miliar baht, yang setara dengan sekitar 6,9 miliar dolar Singapura.

Mengenai prospek masa depan, presiden universitas tersebut memberikan pandangan dengan hati-hati optimis mengenai lintasan sentimen konsumen dalam waktu dekat.

“Kepercayaan konsumen kemungkinan akan pulih setelah langkah-langkah stimulus pemerintah,” kata Thanavath Phonvichai, presiden universitas, dalam konferensi pers yang menguraikan outlook ekonomi.

Proyeksi Ekonomi dan Respons Lembaga

Menguatkan dampak positif dari intervensi resmi, sebuah organisasi bisnis terkemuka meningkatkan proyeksinya untuk pertumbuhan ekonomi Thailand tahun 2026 ke kisaran antara 1,6 persen dan 2 persen pada hari Rabu.

Sebaliknya, lembaga perencanaan negara memutuskan untuk mempertahankan proyeksi eksistingnya untuk pertumbuhan tahun 2026, tetap stabil di kisaran 1,5 hingga 2,5 persen. Keputusan ini mencerminkan ketekunan yang berlanjut karena ketidakpastian yang berkelanjutan terkait dengan konflik di Timur Tengah.

Wawasan lebih lanjut mengenai outlook keuangan nasional datang dari kepemimpinan bank sentral, yang memberikan proyeksi yang sejalan dengan harapan luas untuk tahun fiskal saat ini sambil mengevaluasi kondisi moneter saat ini.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER