Tuesday, February 17, 2026
HomeMiliterRenault Produksi 600 Drone Kamikaze 'Chorus' untuk Ukraina

Renault Produksi 600 Drone Kamikaze ‘Chorus’ untuk Ukraina

Peta persaingan teknologi drone di pasar global kembali dikejutkan dengan pengumuman terbaru dari Perancis. Renault, raksasa otomotif Perancis, secara resmi memasuki industri pertahanan dengan memulai produksi drone kamikaze jarak jauh yang dinamakan “Chorus”. Langkah ini menandai kembalinya Renault ke industri militer dalam skala besar sejak era Perang Dunia, yang merupakan hasil kerja sama strategis antara Renault dengan perusahaan pertahanan spesialis kedirgantaraan, Turgis Gaillard. Pemerintah Perancis berupaya memanfaatkan efisiensi jalur perakitan otomotif untuk memproduksi alutsista dalam jumlah masif dengan biaya rendah. Produksi drone Chorus akan dipusatkan di dua pabrik utama Renault, yaitu Pabrik Le Mans dan Pabrik Cléon. Target produksi drone Chorus yang ambisius mencapai 600 unit pada tahap awal, dan dirancang untuk menandingi dominasi drone Shahed-136 buatan Iran. Desain drone Chorus lebih menyerupai pesawat atau drone konvensional dengan rentang sayap yang lebar dan bodi yang ramping, memungkinkan efisiensi aerodinamis yang jauh lebih baik. Chorus dirancang sebagai drone kamikaze yang murah dan mematikan, dengan kecepatan tinggi dan kemampuan melumpuhkan pertahanan udara lawan. Selain itu, Chorus juga dilengkapi dengan kemampuan pengintaian dan pengawasan jarak jauh. Dengan biaya produksi yang berhasil ditekan hingga sepuluh kali lipat lebih murah dibandingkan produk serupa di pasar Barat, Renault siap bersaing di industri pertahanan global.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER