Membangun kamus kontemporer seperti ibahasa.com bukan hanya sekadar fokus pada bahasa gaul terkini di media sosial. Proyek ini memiliki misi besar untuk mendokumentasikan evolusi bahasa Indonesia, termasuk ejaan-ejaan legendaris seperti Van Ophuijsen dan Soewandi. Namun, banyak data bahasa lama tidak tersedia dalam bentuk digital yang bersih dan terkubur dalam lembaran kertas yang rapuh. Untuk mengatasi hal ini, pembangunan alur kerja khusus yang menggabungkan metode konvensional dengan teknologi penglihatan komputer (Computer Vision) dilakukan.
Proses dimulai dengan perburuan fisik di toko-toko buku lawas di Semarang, berhasil mengamankan dua sumber literatur krusial yang menjadi bahan utama leksikon di ibahasa.com. Diantaranya adalah Boekoe Soerat-Soerat oleh TH. A. Du Mosch dan Panduan Bahasa Indonesia untuk SMP karya Drs. Soewandi dan Chaidir Anwar Said. Untuk mengintegrasikan sumber-sumber tersebut ke dalam basis data digital, penggunaan alat internal seperti ibahasa Vision menjadi penting.
ibahasa Vision merupakan internal tool berbasis Python Native App yang dikembangkan khusus untuk keperluan tersebut. Dengan menggunakan teknologi Computer Vision, foto manual dari buku tua diproses melalui berbagai model LLM untuk ekstraksi teks yang akurat. Setelah data diubah menjadi format CSV, proses kurasi manual dilakukan oleh tim kurator sebelum data diunggah ke storage server ibahasa.
Selain itu, melalui sistem Consensus AI, setiap leksikon yang diekstraksi dari buku-buku tua tersebut melewati pengujian ulang untuk memastikan konsistensi makna secara linguistik. Meskipun proses ini membutuhkan waktu dan biaya, penggabungan antara data historis otentik dengan teknologi modern memastikan bahwa setiap kata di ibahasa.com memiliki standar akurasi yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui usaha digitalisasi buku-buku lama ini, ibahasa.com berupaya menjaga kekayaan linguistik dan warisan budaya yang hampir terlupakan. Dengan platform ini, generasi sekarang memiliki kesempatan untuk memahami bagaimana bahasa Indonesia berevolusi dari masa ke masa, menelusuri jejak evolusi satu kata demi satu kata.


