Meskipun Australia dan Jerman telah memutuskan untuk meninggalkan helikopter serang Eurocopter (Airbus) Tiger, Perancis dan Spanyol tetap setia dengan armada Tiger dan memilih untuk melakukan modernisasi melalui program Tiger Mark III. Program ini diluncurkan sejak tahun 2022 dan diharapkan dapat menjadikan Tiger tetap relevan hingga beberapa dekade ke depan.
Peran Perancis dan Spanyol dalam Program Tiger Mark III
Komitmen Perancis dan Spanyol terhadap helikopter serang Tiger cukup kuat meskipun Australia dan Jerman beralih ke platform helikopter lain. Melalui kerja sama dalam proyek modernisasi Tiger Mark III, keduanya berkolaborasi untuk mengembangkan helikopter tempur modern yang paling efektif. Program ini diharapkan dapat mempersiapkan Tiger menghadapi tantangan pertempuran intensitas tinggi di masa depan.
Penyegaran Paruh Baya Tiger Mark III
Merupakan langkah penting bagi Airbus Helicopters untuk melakukan penyegaran paruh baya (mid-life upgrade) pada platform Tiger. Meskipun mengalami perombakan total pada sistem internal, desain dasar Tiger yang lincah dan memiliki tingkat deteksi rendah tetap dipertahankan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kinerja optimal helikopter ini tetap terjaga.
Integrasi sistem avionik digital mutakhir dan sistem persenjataan berkinerja tinggi menjadi fokus utama dalam Tiger Mark III. Helikopter ini dilengkapi dengan berbagai fitur canggih seperti sistem pengamatan optronik baru, kokpit layar sentuh, dan helm digital. Selain itu, kemampuan untuk berinteroperabilitas dengan aset lain seperti pesawat tanpa awak (drone) juga ditingkatkan.
Selain itu, aspek keselamatan kru juga diperhatikan dengan pemasangan sensor inframerah baru yang mampu meningkatkan akurasi dalam situasi pertempuran. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko bagi kru saat beroperasi di zona tempur yang sengit.
Program Tiger Mark III telah mencapai beberapa pencapaian penting, termasuk pengoperasian ‘helicopter zero’ yang menjadi fasilitas uji coba darat untuk menguji integrasi sistem-sistem baru secara aman. Airbus Helicopters menargetkan tahun 2026 sebagai momen penting, di mana Tiger Mark III direncanakan untuk melakukan penerbangan perdana.


