Tuesday, February 17, 2026
HomeMiliterPenyebab Ledakan Laras Meriam Norinco VT4 Thailand: Material dan Tekanan Operasional

Penyebab Ledakan Laras Meriam Norinco VT4 Thailand: Material dan Tekanan Operasional

Insiden serius yang melibatkan Main Battle Tank (MBT) Norinco VT4 Thailand baru-baru ini mencuat di media sosial tanpa konfirmasi resmi. Terdapat indikasi bahwa laras meriam utama tank tersebut meledak atau mengalami kegagalan struktural saat beroperasi di dekat perbatasan dengan Kamboja. Pertanyaan pun muncul mengenai kualitas manufaktur dan daya tahan VT4 di bawah tekanan operasional tinggi, terutama karena telah terjadi kasus kegagalan laras sebelumnya. Insiden ini terjadi selama operasi militer di area yang memerlukan penggunaan amunisi dan laju tembakan tinggi, menyebabkan kerusakan parah pada bagian laras.

Kegagalan fatal pada laras tank umumnya disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu cacat material dan tekanan operasional ekstrem. Laras meriam tank harus dibuat dari paduan baja khusus yang mampu menahan tekanan internal yang tinggi. Cacat material seperti baja yang tidak memenuhi spesifikasi metalurgi yang tepat atau proses pengecoran yang tidak sempurna dapat menyebabkan kegagalan laras. Sementara itu, tekanan termal yang tinggi juga bisa merusak laras, terutama saat terjadi penembakan beruntun tanpa jeda pendinginan yang cukup.

Insiden melibatkan VT4 Thailand ini menunjukkan bahwa ada masalah yang mungkin terkait dengan standar kontrol kualitas Norinco atau kesalahan prosedur operasional RTA. Kasus sebelumnya pada tahun 2021 juga mencatat kegagalan laras pada unit VT4, menyebabkan kekhawatiran di kalangan angkatan darat dan produsen pertahanan. Tidak hanya berdampak pada operasional militer, kegagalan laras berulang juga bisa merusak reputasi global Norinco sebagai produsen alutsista besar Cina.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER