Belanja perangkat teknologi informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menuai sorotan, kali ini ditekankan oleh Center for Budget Analysis (CBA). CBA mendesak Kejaksaan Agung untuk melakukan penyelidikan terhadap sejumlah pengadaan komputer dan perangkat elektronik yang dianggap mencurigakan, terutama dari segi harga dan transparansi. Sorotan utama tertuju pada pengadaan komputer saat Yunita Mustika Putri menjabat sebagai Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Bogor pada 2023. Menurut Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, anggaran pembelian 45 unit PC mencapai Rp1,1 miliar dengan harga satuan mencapai Rp25,7 juta. Informasi terkait pengadaan komputer pada tahun 2024 pun turut menjadi bahan perhatian, dengan nilai anggaran Rp1,115 miliar tanpa kejelasan mengenai jumlah unit dan harga satuan. CBA menyoroti Yunita dan Ketua DPRD Rudy Susmanto dalam proses penganggaran tersebut dan meminta Kejaksaan Agung untuk melakukan klarifikasi terhadap alokasi dan distribusi perangkat tersebut. Kembali terlibat dalam pengadaan teknologi setelah menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita menganggarkan sejumlah dana untuk pembelian laptop, tablet PC, dan perangkat komputer lainnya. CBA menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pengadaan teknologi di instansi pemerintah guna mencegah pemborosan anggaran. Tiada tanggapan resmi terkait desakan CBA dari Yunita Mustika Putri dan Bupati Bogor Rudy Susmanto hingga saat ini.


