Myanmar Bangun Kapal Selam Serang Pertama Berbasis Desain Korea Utara
Berdasarkan analisis terbaru citra satelit komersial, Myanmar sedang membangun kapal selam serang pertamanya di galangan kapal rahasia, dengan bantuan teknis dari Korea Utara.
Kemiripan dengan Sang-O Class Korea Utara
Kapal selam tersebut memiliki panjang sekitar 40 meter dan desain yang mirip dengan kelas Sang-O, kapal selam cebol legendaris milik Angkatan Laut Korea Utara. Hal ini menegaskan hubungan kerja sama pertahanan antara kedua negara yang telah berlangsung selama beberapa dekade, di mana Korea Utara dikenal sering mengekspor teknologi kapal selam ke sekutunya, seperti Iran.
Strategi Pertahanan Myanmar
Angkatan Laut Myanmar dianggap cerdas mengadopsi platform Sang-O untuk mengejar ketertinggalan taktis melalui perang asimetris. Sang-O class memiliki keunggulan dalam menyusup ke perairan pesisir yang dangkal, serta memiliki tingkat kebisingan yang rendah sehingga sulit dideteksi oleh kapal lawan.
Kapal selam ini ditenagai oleh mesin diesel-elektrik yang mampu melaju dengan kecepatan maksimum 7,5 knot di permukaan dan 9 knot saat menyelam. Dilengkapi dengan tabung peluncur torpedo kaliber 533 mm, Sang-O class juga dapat mengintegrasikan sistem peluncur rudal jelajah taktis.
Rencana pembangunan kapal selam ini akan menjadi aset strategis bagi Myanmar yang sudah memiliki armada kapal selam Type 035 (Ming class) dari Cina. Kehadirannya akan mempersulit kalkulasi militer negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
Selain itu, kapal selam mini seperti ini telah terbukti efektif dalam mengurangi ongkos perlindungan armada yang mahal bagi musuh, serta mampu menembus perimeter kawalan untuk menyebarkan ranjau laut secara rahasia.
Dengan kemampuannya yang mematikan, kapal selam Myanmar ini diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi keamanan perairan regional. (Gilang Perdana)


