Pemerintah dan daerah mengimbau masyarakat untuk merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan sederhana sebagai bentuk empati kepada korban bencana di Sumatera. Status tanggap darurat bencana hidrometeorologi diperpanjang hingga akhir 2025 di beberapa wilayah Sumatera, seperti Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, dan Provinsi Aceh, karena masih banyak daerah yang sulit dijangkau oleh bantuan logistik. Upaya pemulihan infrastruktur dasar masih terus dilakukan oleh TNI/Polri, relawan BNPB, dan petugas terkait guna memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.
Langkah-langkah pemulihan pasca-bencana ini membutuhkan dukungan nasional yang kuat. Oleh karena itu, momentum perayaan Natal dan Tahun Baru diharapkan dapat digunakan sebagai ajang untuk menunjukkan kepedulian kepada korban, bukan sekadar pesta meriah. Imbauan tegas agar merayakan dengan kesederhanaan dan fokus pada doa bersama telah dikeluarkan oleh berbagai kepala daerah dan lembaga penegak hukum guna memperkuat semangat empati nasional yang diperlukan dalam situasi saat ini.


