Tiga Pekerja Proyek Terjebak di Pesisir Selatan Bali dan Bertahan Hidup di Malam Hari
Tiga pekerja proyek yang sedang menikmati keindahan pesisir selatan Bali harus menghadapi situasi darurat ketika arus laut tiba-tiba naik. Mereka terperangkap di atas formasi karang di bawah tebing Pura Uluwatu dan terpaksa bertahan hidup sepanjang malam.
Peristiwa Mencekam di Pura Uluwatu
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan pada hari Sabtu, tanggal 27 Juni 2026. Ketiga pekerja tersebut bernama Rendi (20 tahun), Mansur (47 tahun), dan Tarmuji (50 tahun), yang sedang bekerja dalam proyek konstruksi di Bali.
Mereka awalnya sedang berjalan santai di sepanjang pantai dari Pantai Nyang-Nyang ketika tiba-tiba air laut mulai naik dan menutupi jalur mereka. Kenaikan air tersebut membuat mereka terjebak di atas karang tanpa kemungkinan untuk kembali ke daratan.
Situasi Sulit yang Dihadapi
Para pekerja harus mencari cara untuk bertahan hidup di malam yang dingin di atas karang. Mereka menunggu dengan harapan bantuan segera tiba. Kondisi ini memberikan tekanan besar bagi keselamatan dan kesehatan mereka, namun mereka tetap berusaha bertahan hingga bantuan datang.
Momen yang seharusnya menjadi santai dan menenangkan berubah menjadi pengalaman dramatis yang tidak akan terlupakan oleh ketiga pekerja tersebut. Mereka akhirnya dievakuasi dengan selamat setelah melewati malam yang penuh ketegangan di bawah tebing Pura Uluwatu.


