Dalam pengembangan NetMeter Web, salah satu aspek penting yang menjadi fokus utama adalah keakuratan data perhitungan bandwidth. Hal ini penting untuk memastikan bahwa data yang disajikan kepada pengguna tidak hanya akurat tetapi juga jujur sesuai dengan informasi yang diperoleh oleh sistem.
Untuk mencapai tingkat akurasi yang diinginkan, pendekatan yang diambil adalah dengan mencoba menggabungkan data mentah dari Network OS (Layer 4) dengan metadata dari Chrome Extension (Layer 7). Dengan demikian, NetMeter Web menggunakan metode hybrid yang menggabungkan penggunaan API webrequest Chrome dan injeksi beberapa patch ke main-world guna memastikan data yang diperoleh seakurat mungkin.
Salah satu tantangan utama dalam pengembangan NetMeter Web adalah kompleksitas jaringan yang sering kali membuat perhitungan menjadi tidak sepenuhnya akurat. Misalnya, faktor-faktor seperti TCP Handshake, TLS Negotiation, HTTP Header overhead, serta packet retransmission seringkali diabaikan namun sebenarnya berpengaruh signifikan terhadap akurasi data.
Untuk mengatasi hal ini, NetMeter Web menggunakan pendekatan yang cukup unik, yaitu dengan mencoba menghitung bandwidth request situs di Layer Network meskipun sistem sekarang beroperasi di Layer 7. Meskipun tingkat akurasi yang dicapai masih berkisar antara 80-90%, pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih jelas terkait data bandwidth yang dikonsumsi.
Dengan memanfaatkan berbagai tools network analysis seperti pcap (macOS), ETW (Windows), atau eBPF (Linux), NetMeter Web mampu menyajikan data yang lebih akurat. Meskipun demikian, proses penghitungan data jaringan yang melibatkan HTTP/2 Multiplexing membutuhkan pendekatan khusus guna memastikan keakuratan data yang disajikan kepada pengguna.
Dengan menggunakan algoritma statistik seperti “The Socialist Split”, NetMeter Web dapat memecahkan masalah multiplexing di Layer 4 dan Layer 7 dengan membagi rata beban bandwidth yang masuk ke setiap request yang sedang aktif. Hal ini memastikan bahwa data yang disajikan oleh ekstensi bukan hanya representasi ukuran file tetapi juga merupakan gambaran nyata dari beban jaringan yang ditimbulkan oleh file tersebut.
Secara keseluruhan, pengembangan NetMeter Web menghadirkan berbagai tantangan unik namun juga memberikan banyak pembelajaran berharga terkait monitoring bandwidth yang sejati. Dengan menjodohkan antara Layer 4 dan Layer 7, NetMeter Web berhasil menciptakan solusi yang tidak hanya memberikan angka tetapi juga fakta yang akurat untuk pengguna.


