Friday, January 23, 2026
HomeolahragaMengenal Cabor Piring Terbang di SEA Games 2025: Flying Disc Explained

Mengenal Cabor Piring Terbang di SEA Games 2025: Flying Disc Explained

Olahraga piring terbang (flying disc) akan tampil sebagai cabang olahraga demonstrasi di SEA Games ke-33 Thailand 2025 menjadi sejarah baru. Hal ini menandai pertama kalinya olahraga ini dipertandingkan secara resmi di ajang multi-olahraga terbesar Asia Tenggara. Flying disc berkembang dari permainan kasual mahasiswa di Amerika Serikat menjadi disiplin kompetitif yang diakui secara global. Permainan ini bermula ketika mahasiswa Universitas Connecticut menggunakan loyang pai buatan perusahaan Frisbie pada tahun 1871. Dengan masyarakat mulai menjulukinya “Frisbee”, permainan ini semakin populer dan berkembang menjadi “Flying Disc” meski sebutan “Frisbee” tetap digunakan secara umum. Pada SEA Games ke-33, olahraga piringan terbang diikutsertakan sebagai cabang olahraga demonstrasi dengan lokasi pertandingan di Bangkok dan sekitarnya. Dua format yang paling populer dalam olahraga ini adalah Disc Golf dan Ultimate. Disc Golf adalah olahraga individu yang mirip dengan prinsip permainan golf, sedangkan Ultimate adalah olahraga tim yang dimainkan 7 lawan 7 di lapangan persegi panjang. Meskipun belum menjadi bagian dari Olimpiade, olahraga Flying Disc telah populer di berbagai negara dan diatur oleh The World Flying Disc Federation (WFDF) sejak 1985. Selain Disc Golf dan Ultimate, olahraga ini juga memiliki disiplin lain seperti lempar ketepatan, kompetisi jarak tempuh, dan gaya bebas yang menonjolkan aspek estetika dan kreativitas. Meskipun popularitasnya masih terbatas di Indonesia, perkembangan olahraga ini semakin pesat dan diharapkan dapat merata di seluruh negeri.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER