Angkatan Udara Portugal mengalami krisis operasional setelah Pangkalan Udara Monte Real diserang badai ekstrem pada awal tahun ini. Dampaknya cukup serius, dengan 3 hingga 4 jet tempur F-16 mengalami kerusakan parah akibat keruntuhan struktur hanggar. Badai musim dingin pada 26 Januari 2026 menyebabkan angin kencang melanda Pangkalan Udara Monte Real yang sedang dipenuhi armada jet tempur. Beberapa pesawat mengalami kerusakan material signifikan, memaksa tim teknisi untuk segera mengevaluasi kerusakan tersebut. Armada jet tempur F-16 merupakan tulang punggung Angkatan Udara Portugal, dan kerugian ini dapat mempengaruhi kesiapan tempur mereka. Pemerintah Portugal telah memerintahkan investigasi menyeluruh terkait infrastruktur Pangkalan Monte Real, serta mempertimbangkan langkah-langkah darurat untuk menjaga kehandalan pertahanan udara nasional. Meskipun menghadapi tantangan, Angkatan Udara Portugal berusaha menjaga sisa armada tetap operasional untuk melindungi kedaulatan udara mereka di Eropa Selatan.


