Air minum dalam kemasan atau air minum botol sering dianggap lebih aman daripada air keran, meskipun beberapa penelitian menunjukkan sebaliknya. Air minum botol bisa membawa risiko kesehatan dan lingkungan, seperti kontaminasi bakteri yang tinggi. Beberapa penelitian juga menemukan kontaminan seperti mikroplastik, residu kimia, dan bakteri dalam air minum botol. Botol plastik juga bisa melepaskan bahan kimia yang dapat mengkontaminasi air. Selain itu, air minum botol tidak selalu steril dan dapat menghasilkan dampak negatif bagi lingkungan, terutama karena jejak karbon produksinya yang tinggi.
Sebaliknya, air keran di negara maju sering diawasi dan diuji secara ketat untuk menghindari kontaminasi. Air keran juga mengandung mineral yang bermanfaat dan bisa ditambahkan fluorida untuk manfaat kesehatan gigi. Meskipun demikian, air minum kemasan masih memiliki peran penting dalam keadaan darurat atau ketika air keran tidak aman.
Dengan begitu, meskipun sering dipromosikan sebagai yang lebih baik, penting untuk mempertimbangkan fakta-fakta dan risiko yang terkait dengan air minum kemasan. Ketersediaan air minum botol mungkin sering lebih mudah, namun tap water masih merupakan pilihan yang lebih aman dan lebih berkelanjutan untuk dikonsumsi.


