USS Alexandria Pensiun Setelah 35 Tahun Mengabdi
Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) telah merayakan inaktivasi USS Alexandria (SSN-757), kapal selam serang cepat bertenaga nuklir berbobot 7.640 ton melalui upacara khidmat di Pangkalan Laut Point Loma, San Diego. Setelah 35 tahun berdinas, USS Alexandria akan segera memasuki proses pensiun penuh pada 4 Agustus 2026 mendatang sebagai bagian dari modernisasi armada kapal selam Amerika Serikat.
Perjalanan Panjang USS Alexandria
Selama masa tugasnya, USS Alexandria telah melakukan 14 penempatan di luar negeri dan menempuh jarak lebih dari 1 juta mil laut, mencatat sejarah dalam dinamika geopolitik global mulai dari era pasca Perang Dingin hingga misi kontra terorisme. Kapal selam ini mulai dibangun pada musim semi 1987, diluncurkan pada 23 Juni 1990, dan resmi bertugas pada 29 Juni 1991.
Ditenagai oleh reaktor air bertekanan S6G, USS Alexandria termasuk dalam sub-kelas Improved Los Angeles-class (688i), yang memiliki keunggulan persenjataan dan teknologi. Fitur sirip selam haluan yang bisa ditarik masuk memungkinkan USS Alexandria untuk beroperasi di bawah lapisan es Samudra Arktik, sesuatu yang berhasil dilakukannya pada tahun 2004.
Pensiun dan Proses Daun Ulang Nuklir
Setelah upacara terakhir, USS Alexandria akan menuju Puget Sound Naval Shipyard untuk memulai proses daur ulang nuklir yang rumit. Proses pembuangan kapal selam nuklir melibatkan tahapan yang sangat ketat dan menghabiskan waktu bertahun-tahun di bawah pengawasan ketat. Tim teknisi khusus akan membongkar dan menonaktifkan perlengkapan serta sistemnya sebelum bahan bakar dari reaktor S6G dikosongkan dan sistem propulsinya dimatikan permanen.
Namun demikian, meskipun USS Alexandria memasuki masa pensiunnya, kapal selam bertenaga nuklir jenis Virginia class akan terus menggantikan peran generasi sebelumnya dan terus mengawal kepentingan pertahanan Amerika Serikat di berbagai lautan dunia.
Sumber: [Indomiliter](https://indomiliter.com/arungi-1-juta-mil-laut-kapal-selam-nuklir-as-uss-alexandria-pensiun-setelah-35-tahun-mengabdi/)


