Sunday, May 10, 2026
HomeMiliterIran Manfaatkan Teknologi Cina dalam Manipulasi Navigasi Satelit

Iran Manfaatkan Teknologi Cina dalam Manipulasi Navigasi Satelit

Konflik di Timur Tengah telah meluas ke dalam perang spektrum elektromagnetik yang tidak terlihat, di mana Iran dilaporkan meningkatkan intensitas jamming dan spoofing Global Navigation Satellite System (GNSS) GPS. Hal ini menciptakan kerentanan baik bagi aset militer maupun penerbangan komersial di kawasan tersebut.

Menurut analisis Jack Hidary, CEO SandboxAQ, Iran telah memperoleh akses ke sistem navigasi satelit BeiDou milik Cina, memberikan keuntungan taktis berupa tingkat akurasi penargetan yang lebih tinggi bagi rudal-rudal mereka di Timur Tengah. Spoofing, sebagai taktik yang digunakan, dijelaskan sebagai lebih berbahaya dibandingkan jamming karena mampu menipu perangkat penerima agar mengira mereka berada di lokasi yang sebenarnya tidak benar.

Akibatnya, penerbangan di wilayah tersebut menjadi rentan. Para pilot terpaksa mengandalkan teknik manual yang tidak berkelanjutan untuk melawan pengaruh spoofing terhadap sistem navigasi inersia mereka. Masalah ini juga telah merambah ke luar wilayah konflik, dengan ribuan insiden malfungsi GPS dilaporkan dalam setahun terakhir di wilayah Teluk, Eropa, dan sekitarnya.

Sementara Iran mungkin memiliki keuntungan sementara dengan menggunakan teknologi BeiDou dari Cina, pihak Barat diyakini dapat menetralisirnya dalam waktu dekat. Solusi untuk menghadapi ancaman tersebut telah dikembangkan oleh SandboxAQ, yaitu teknologi navigasi magnetik AQNav yang tidak dapat dijamming atau dipalsukan seperti GPS konvensional.

Diharapkan dengan perkembangan teknologi ini, industri penerbangan akan meninggalkan ketergantungan pada GPS dan beralih ke navigasi magnetik yang lebih aman menggunakan kecerdasan buatan dan teknologi kuantum. Inisiatif ini juga didukung oleh AS, yang siap mengirimkan satelit khusus sebagai langkah melawan jamming yang dilakukan oleh negara-negara lain.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER