Monday, July 20, 2026
HomeMiliterIntegrasi Rudal Pencegat C-UAS di Helikopter Militer: Solusi Hadapi Ancaman Drone

Integrasi Rudal Pencegat C-UAS di Helikopter Militer: Solusi Hadapi Ancaman Drone

Dalam acara pameran dirgantara ILA Berlin 2026, terjadi penandatanganan perjanjian kerja sama strategis antara Airbus Helicopters dan Quantum Systems pada Rabu (10/6/2026). Kerja sama ini bertujuan untuk mengintegrasikan sistem pencegat anti-drone milik Quantum Systems ke dalam helikopter militer buatan Airbus.

Langkah Penting Airbus dan Quantum Systems

Sebagai tahap awal, integrasi sistem anti-drone ini akan diterapkan pada helikopter multi-peran H145M. Kerja sama strategis ini didasarkan pada komitmen bersama untuk memperkuat pertahanan Eropa dan menyediakan solusi siap tempur bagi angkatan bersenjata dalam menghadapi ancaman udara modern.

Stefan Thomé, Executive Vice President Program Airbus Helicopters, menjelaskan bahwa kerja sama ini akan memperluas kemampuan operasional helikopter militer Airbus. Integrasi ini diharapkan dapat membantu awak helikopter menghadapi ancaman drone dengan lebih efektif di udara.

Sinergi Industri Pertahanan Eropa

Martin Karkour, Chief Revenue Officer Quantum Systems, menyoroti pentingnya kerja sama industri pertahanan di Eropa dalam menanggapi tantangan operasional yang terus berkembang. Di tengah perkembangan konflik saat ini, sistem udara perlu memiliki solusi nyata untuk mengatasi ancaman drone.

Sistem pencegat C-UAS dari Quantum Systems merupakan inovasi yang dirancang secara khusus untuk melawan ancaman udara asimetris. Dengan struktur yang ringan namun kuat, sistem pencegat ini mampu mendeteksi dan menonaktifkan drone musuh dengan efektif.

Evolusi Pertempuran Udara

Pada acara ILA Berlin 2026, Airbus Helicopters memperkenalkan helikopter tanpa awak U145, versi unmanned dari keluarga H145. Helikopter U145 tersebut telah diintegrasikan dengan solusi C-UAS canggih buatan Quantum Systems, menandai langkah maju dalam pertempuran udara.

Dengan integrasi ini, helikopter tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi atau serangan di darat, tetapi juga sebagai platform pemburu drone di medan laga. Ini mencerminkan respons industri dirgantara terhadap ancaman drone yang semakin meningkat di era modern.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER