Helikopter angkut sedang serbaguna NH90 (MRH-90 Taipan) mengalami berbagai masalah di Australia dan akhirnya digantikan oleh UH-60M Black Hawk. Namun, di Selandia Baru, NH90 justru menunjukkan kinerja yang perkasa. Bulan lalu, Angkatan Udara Selandia Baru mencetak rekor dengan NH90 terbang terjauh di atas lautan.
Menurut defensenews.com, RNZAF berhasil menyelesaikan penerbangan self-deployment terpanjang di atas lautan, melewati Laut Tasman sejauh 2.000 kilometer. Penerbangan ini melibatkan beberapa helikopter NH90 secara bersamaan, menunjukkan kemampuan pesawat dan keahlian kru yang luar biasa.
Perjalanan NH90 dari Australia ke Selandia Baru memakan waktu dua hari dan melibatkan beberapa pemberhentian, termasuk di Norfolk Island untuk mengisi bahan bakar dan istirahat. Total jarak tempuh NH90 adalah 1.765 mil di atas laut, dengan segmen terpanjang sejauh 660 mil dan waktu terbang selama 4,5 jam.
NH90 dilengkapi dengan dua tangki bahan bakar tambahan yang memungkinkan peningkatan signifikan dalam jangkauan dan ketahanan. Helikopter ini dirancang untuk endurance 3-4 jam dan dengan tambahan dua tangki bahan bakar, NH90 dapat terbang hingga 5 jam atau lebih.
Angkatan Udara Selandia Baru mengoperasikan 9 unit NH90, delapan di antaranya digunakan sebagai helikopter operasional utama dan satu sebagai cadangan, suku cadang, atau untuk pelatihan. Dengan kemampuan yang ditunjukkan dalam misi penerbangan jauh ini, NH90 terus membuktikan kehandalannya sebagai helikopter multi-peran yang kuat.


