Monday, April 13, 2026
HomeMiliterDrone Kamikaze US Army: Jarak 400 Km, Kebal Jamming GPS

Drone Kamikaze US Army: Jarak 400 Km, Kebal Jamming GPS

Angkatan Darat AS (US Army) telah memberikan kontrak senilai US$17,58 juta kepada perusahaan kedirgantaraan terkemuka untuk menghadirkan Red Dragon, sebuah sistem pesawat tanpa awak (UAS) tipe one-way attack (kamikaze) yang dirancang untuk menghancurkan target di jarak ekstrem tanpa bergantung pada sinyal satelit. Drone Red Dragon dikembangkan oleh AeroVironment (AV) yang sebelumnya sukses dengan drone Switchblade. Pengembangan Red Dragon merupakan bagian dari strategi Pentagon untuk membangun sistem senjata “massal dan murah” yang dapat beroperasi di lingkungan tempur paling sulit. Red Dragon adalah platform jarak jauh dengan dimensi dan kemampuan yang signifikan, mampu menjangkau lebih dari 400 km, cukup untuk menghancurkan kendaraan lapis baja atau radar pertahanan udara. Red Dragon tidak mengandalkan GPS, melainkan menggunakan sistem navigasi visual untuk menentukan posisi. Red Dragon juga disokong oleh teknologi AI internal yang memungkinkan drone untuk mendeteksi, mengklasifikasikan, dan menginterogasi target secara mandiri di medan perang. Operator bisa mengendalikan drone secara manual atau membiarkannya terbang secara otonom ke wilayah target. Operasi Red Dragon dirancang untuk mobilitas tinggi dan serangan mendadak, dengan kemampuan peluncuran drone dalam waktu kurang dari 10 menit. Kehadiran Red Dragon menandai era baru di mana otonomi mematikan menjadi standar dalam konflik skala besar, memberikan kemampuan bagi unit-unit kecil di lapangan untuk menghantam instalasi vital musuh jauh di belakang garis pertahanan.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER