Saturday, September 12, 2026
HomeMiliterCNS Honghe (523) Bersiap Latihan dengan KRI I Gusti Ngurah Rai 332...

CNS Honghe (523) Bersiap Latihan dengan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 di Taiwan

China dan Indonesia Menggelar Latihan Bersama di Perairan Barat Pasifik

Kegiatan latihan lintas laut yang melibatkan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dari TNI AL dan CNS Honghe (523) dari Angkatan Laut Cina di perairan Pasifik Barat menarik perhatian publik internasional. Latihan bersama ini berlangsung di sebelah timur Taiwan dan menampilkan kehandalan kedua armada militer tersebut.

CNS Honghe (523): Fregat Modern Berpeluru Kendali dari Cina

CNS Honghe (523) merupakan fregat berpeluru kendali modern dari Type 054A milik Angkatan Laut Cina. Kapal perang ini berada di bawah komando operasional Komando Teater Timur PLAN dan menjadi salah satu tulang punggung pertahanan maritim Cina. Diluncurkan pada awal tahun 2023, kapal ini telah terlibat dalam berbagai misi operasional laut jauh sejak itu.

Kapal ini memiliki desain lambung siluman untuk mengurangi penampang radar dan jejak inframerah, dengan bobot sekitar 3.600 ton hingga 4.050 ton saat penuh beban. Ditenagai oleh empat mesin diesel, CNS Honghe dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 28 knot dan memiliki jarak jelajah ekonomis mencapai 4.000 mil laut pada kecepatan 18 knot.

Sistem Persenjataan dan Sensor Unggulan

CNS Honghe dilengkapi dengan beragam sistem persenjataan, termasuk sistem peluncur vertikal H/AKJ-16, meriam serbaguna H/PJ-26 berkaliber 76mm, serta peluncur rudal lainnya. Diperkuat dengan peralatan pertahanan titik, kapal ini dapat melawan ancaman udara, permukaan, dan bawah air secara efektif.

Kapal ini juga dilengkapi dengan beragam sensor dan avionik canggih, seperti radar pencari udara 3D, radar kontrol tembakan rudal, dan sonar anti-kapal selam. Kombinasi semua ini menjadikan CNS Honghe sebagai kekuatan penggempur yang sangat adaptif dan efisien untuk mendukung operasi laut.

Kehadiran CNS Honghe dalam latihan bersama dengan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 memberikan gambaran kuat tentang kerjasama maritim antara Indonesia dan Cina, serta kemampuan keduanya untuk menghadapi tantangan keamanan bersama di kawasan Asia Pasifik. (Gilang Perdana)

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER