Wednesday, August 12, 2026
HomeMiliterAU Spanyol Mengadopsi Sistem Navigasi Anti-Jamming Thales D-TACAN

AU Spanyol Mengadopsi Sistem Navigasi Anti-Jamming Thales D-TACAN






Thales Sediakan Sistem Navigasi Taktis Terbaru bagi Angkatan Udara Spanyol

Badan Dukungan dan Pengadaan NATO (NATO Support and Procurement Agency atau NSPA) telah mengumumkan penunjukan Thales sebagai penyedia sistem Deployable Tactical Air Navigation (D-TACAN) generasi terbaru untuk Angkatan Udara Spanyol. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan penerbangan militer di berbagai kondisi operasional.

Keunggulan Sistem Navigasi Taktis Thales

Sistem D-TACAN merupakan solusi navigasi yang dirancang dengan tingkat ketahanan siber tinggi. Dengan kemampuan operasional yang sangat penting, sistem ini mendukung navigasi, pendekatan penerbangan, dan pendaratan pesawat militer baik di pangkalan udara permanen maupun di landasan darurat sementara di lapangan operasi.

Sistem ini diproduksi oleh Thales di Italia dan memenuhi persyaratan ketat Aeronautical Communication, Navigation and Surveillance (CNS) milik NATO. Berkat teknologinya, D-TACAN mampu menyediakan navigasi alternatif yang handal dan aman di area udara yang mungkin mengalami gangguan jamming atau pemutusan sinyal satelit, sehingga operasi udara tetap dapat berjalan lancar tanpa perlu tergantung pada GPS.

Kerjasama Industri Pertahanan Eropa

Pengembangan dan produksi sistem D-TACAN memperkuat kerjasama industri pertahanan di Eropa. Thales adalah satu-satunya produsen alat bantu navigasi TACAN di Uni Eropa, yang menegaskan komitmen untuk meningkatkan kedaulatan Eropa dalam hal navigasi taktis.

Dari segi teknis, sistem D-TACAN dapat dipasang dengan cepat dan mudah di berbagai medan dan kondisi lingkungan yang sulit. Sistem ini terdiri dari komponen yang terintegrasi dalam satu kontainer ISO shelter yang dilengkapi dengan pasokan daya mandiri, serta sistem komunikasi terpadu.

Interoperabilitas dan Pertahanan Kolektif

Dengan adopsi sistem D-TACAN melalui NSPA, anggota NATO lainnya juga dapat memanfaatkan teknologi ini untuk memperkuat interoperabilitas dan pertahanan kolektif aliansi. Hal ini membuktikan komitmen untuk meningkatkan kemampuan pertahanan bersama dalam menghadapi tantangan keamanan modern.

Di lain pihak, Korea Selatan juga telah mengadopsi TACAN System dalam negeri mereka di 13 pangkalan udara sebagai langkah untuk meningkatkan kemandirian dalam hal navigasi taktis. Langkah-langkah ini menunjukkan pentingnya investasi dalam teknologi navigasi yang handal dan dapat diandalkan di masa depan.


Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER