Memasuki awal tahun baru 2026, berbagai budaya di dunia mempercayai bahwa makanan yang kita konsumsi pada permulaan tahun dapat menjadi simbol harapan untuk bulan-bulan yang akan datang. Tradisi mempersiapkan hidangan pembawa keberuntungan kembali dianggap relevan, tidak hanya sekadar soal cita rasa, tetapi juga sebagai doa untuk kesehatan, rezeki, dan kebahagiaan sepanjang tahun.
Dari makanan sederhana hingga menu khas perayaan, hidangan pembawa keberuntungan selalu memiliki cerita menarik yang layak untuk disambut dengan penuh optimisme menyambut tahun baru. Beberapa hidangan tersebut meliputi bawang bombai yang dipercaya oleh masyarakat Yunani sebagai simbol kelahiran kembali dan kemakmuran, roti dengan mentega yang dianggap sebagai simbol kelimpahan dan kehidupan tanpa kekurangan bagi masyarakat Irlandia, serta kubis yang selalu hadir dalam menu Tahun Baru di Eropa Timur dan Jerman.
Selain itu, kacang hitam yang diartikan sebagai simbol koin atau uang dalam hidangan Hoppin ‘John di Amerika Selatan, anggur yang dimakan 12 butir oleh masyarakat Spanyol setiap pergantian tahun, kue berbentuk lingkaran yang simbolisnya terdapat koin di dalamnya seperti kue vasilopita Yunani, dan buah delima yang dilempar ke depan pintu pada tengah malam di Yunani.
Tidak ketinggalan, menjelang Tahun Baru Imlek, masyarakat Tiongkok membuat pangsit atau jiaozi yang diyakini membawa keberuntungan, terutama dalam hal keuangan. Semua hidangan tersebut memiliki nilai simbolis yang dipercayai membawa keberuntungan dan harapan di awal tahun baru 2026.


